Jumat, 03 April 2009

Cerita Bele'

Bele’ adalah seorang yang keren, ganteng, pinter, baik, mempesona, imut, dan gendut. Karena itulah, Maimun, Siti dan Tini menyukai Bele’. Menurut mereka, walaupun Bele’ rada autis dan suka mangap, tetep aja Bele’ keren…
Selain masuk klub bola, Bele’ juga masuk sanggar teater. Siti dan Tini baru menyukai Bele’ sejak Bele’ dan sanggar teaternya mengadakan pertunjukan di sekolah mereka. Sedangkan Maimun, sudah menyukai Bele’ sejak berbulan – bulan yang lalu. Sejak saat itu, ketiga cewek pecicilan ini selalu teriak – teriak saat mereka melihat Bele’. Kasian Bele’, ia jadi sering bersin dan keselek kangkung (makanan favoritnya) karena diomongin dan diketawain sama Maimun, Siti, dan Tini. Mereka juga ngumpulin foto Bele’ dari Facebook…
Setelah diselidiki, ternyata temennya Bele’ ada yang berbadan JUMBO loh…Namanya Bejo. Peran si Bejo ini adalah menjadi bodyguardnya Bele’. Berguna untuk ngejagain Bele’ dari tangan nakal para cewek yang pengen nyubitin Bele’. (Kyahahahahaha… : D)
Saking pinternya si Bele’, dia sampe ngelanjutin sekolah ke Amerika!!!!! Saat perpisahan dengan Bele’, Maimun, Siti, dan Tini berusaha tegar. Namun, dalam hati mereka nangis. Mereka pasti bakal kangen berat sama Bele’. Sementara itu, Bele’ lagi seneng – senengnya di Amerika. Tidak sadar bahwa ia telah meninggalkan tiga cewek aneh yang meninggalkannya.

Senin, 05 Januari 2009

Hari Ulang Tahunku


Pagi ini, seperti biasa aku dan kakakku Elsa, berangkat kesekolah. Hari ini, aku senang sekali .Karena hari sabtu ini adalah hari ulang tahunku yang ke 11 tahun dan aku akan membagikan undangan ulang tahunku itu, nanti di sekolah.

Sampai di sekolah, aku langsung membagikan undangan itu kepada teman-temanku. Tapi, mereka menerima tanpa berbicara apapun. Aku pun sedih karena merasa dikucilkan oleh teman-teman.

“TENG TENG TENG” Bel istirahat pun berdentang. Itu artinya waktu istirahat telah tiba. “Meta, mau nemenin aku jajan gak?” tanyaku kepada sahabatku, Meta. “Ah, enggak deh. Aku udah bawa roti dari rumah.” Jawab Meta. “ Ya sudah, aku jajan sendiri saja.” Kataku. Akhirnya aku jajan sendirian. Kulihat Meta dan teman- teman yang lain asyik mengobrol sambil terkadang menatapku dengan tersenyum. “Sepertinya, mereka sedang membicarakan aku” Kataku dalam hati.

“TEET” Bel pulang pun berbunyi. Aku segera membereskan buku IPA-ku dan tempat pensil untuk dimasukkan ke dalam tas. Bu Guru menyuruh kami berdo’a. Setelah berdo’a, aku langsung menyalami guruku dan keluar kelas. Ternyata kak Elsa sudah menunggu di depan kelas. “Gimana di kelas?” tanya kak Elsa.”Gak seru banget kak! Teman-teman pada gak mau main sama aku. Meta juga. Trus, pas aku lagi ngebagiin undangan,mereka senyum-senyum. Kalo aku ngedeketin mereka, eh, teman-teman pada pergi.” Kataku dengan nada sebal.

“Pasti mereka nyusun rencana untuk bikin kejutan waktu ulang tahun kamu.” Kata kak Elsa. “kenapa kakak bisa ngira gitu?” kataku. “insting kakak bilang gitu.hehehe” kata kak Elsa. “yaaaahh...kalo insting mah gak bisa di percaya,atuh..” kataku sambil tertawa.

Sampai di rumah, aku langsung ke meja makan untuk makan siang. Setelah makan siang, aku langsung masuk kamar. “Vitaaaa!baru makan kok langsung masuk kamer sihh?nonton TV dulu nihh!!”teriak kakak dari luar kamar.”Aku ada PR kaakk... mau ngerjain PR duluu!”balasku.”Tumben,adikku ini rajin..ada malaikat yang masuk yaaa???hahaha...”canda kakak.”iiiihhhhh, kakakkk!!!!”

Hari Sabtunya, aku bangun tepat jam 8 pagi. Lalu aku segera mandi. Karena acara ulang tahunku dimulai jam 10 pagi. Setelah mandi, aku pakai baju khusus ulang tahunku. “ Kak, kok makanannya belom dateng?”Tanyaku.”Gak tau!emang kakak tukangnya?”Jawab Kak Elsa.”Kok jawabnya gitu sihh?.” Kataku sebal.”Salah kamu.nanyanya ke kakak. Ya, mana tau dehh...”canda(lagi)kakak. “TING TONG” “ Nah itu kali makannya dateng.sekalian tanyain kenapa datengnya lama...” kata kakakku. Lalu, aku minta tolong Mas Suryo, pembantuku untuk membukakan pintu dan benar itu makanan yang kupesan.

“ Kak, kok temen temen belom dateng ya? Sekarang kan udah mau jam setengah sebelas.” Kataku. “ Gak tau.” Jawab kakak. Tak lama kemudian, terdengar bel pintu berbunyi. Kembali, kusuruh Mas Suryo untuk membukakan pintu. Tiba-tiba, Mas Suryo memanggilku ”Non Vita,boleh tolongin bukain pintu masuk ndak ?”tanya Mas Suryo.”boleh” kataku. Lalu, kubukakan pintu masuk. “SURPRISE! Selamat ulang tahunVita!”Teriak teman-teman. Ternyata teman-teman sengaja datang telat,untuk membuat kejutan untukku. Hari ulang tahunku yang ke 11 ini kurayakan dengan sangat gembira.